Tampilkan postingan dengan label Indonesian Young Heroes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesian Young Heroes. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Maret 2012

LATAR BELAKANG INDONESIAN YOUNG HEROES (IYH)

Secara demografis, saat ini jumlah penduduk Indonesia kurang lebih 250 juta jiwa. Dari jumlah tersebut lebih dari 90 juta jiwa masuk dalam kategori usia 15-30 tahun. Fakta tersebut menunjukan bahwa usia anak, remaja dan pemuda di Indonesia mempunyai jumlah yang sangat signifikan secara kuantitatif, namun tidak secara kualitatif. Partisipasi mereka dalam berbagai bidang masih belum maksimal. Permasalahan paling utama yang dihadapi oleh mereka saat ini adalah posisi yang masih dalam usia produktif untuk belajar. Disamping itu, ruang-ruang yang disediakan untuk pengembangan pengetahuan dan keterampilan masih sangat kurang, sehingga kreatifitas, inovasi dan progresifitas yang dimiliki tidak maksimal dan masih jauh dari yang diharapan.
Situasi tersebut tentunya sangat mengkhawatirkan bagi masa depan bangsa Indonesia. Sumber daya manusia usia 15-30 adalah generasi bangsa yang merupakan aset paling berharga bagi Indonesia yang berkemajuan dan berperadaban. Dalam hal ini salah satu indikator dari suatu negara yang sejahtera adalah ketika generasi muda secara komprehensif memperoleh hak dan kewajibannya diberbagai bidang yang sesuai dengan posisi dan perannya. Hal ini tentunya menjadi tantangan bangsa Indonesia ke depan dalam mengelola. Hal ini tentunya harus diperhatikan dan masuk dalam rencana pembangunan manusia suatu negara. Permasalahannya saat ini adalah posisi dan peran mereka masih jauh dari ideal, sehingga problem yang muncul adalah sisi negatif yang terjadi secara faktual.
Berdasarkan permasalahan tersebut, gagasan untuk mendorong terciptanya pemenuhan terhadap hak-hak dan kewajiban mereka diperlukan berbagai langkah solutif dan konkrit. Sekelompok anak muda yang mempunyai kesadaran dan kepedulian terhadap situasi tersebut terpanggil untuk melakukan langkah konkrit, khusunya untuk menjadi mediator dan fasilitator dalam melakukan penyadaran, pendidikan, pelatihan dan advokasi terhadap kelompok tersebut sebagai bagian dari salah satu bentuk pemberdayaan. Dalam mencapai cita-cita tersebut langkah pertama adalah membuat suatu wadah organisasi yang dapat menjadi ruang kreasi bagi semua anak muda di Indonesia. Organisasi Indonesian Young Heroes (IYH) didirikan sebagai ruang bagi generasi muda Indonesia, khususnya yang berusia 15-30 tahun untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan sesuai dengan potensi, hobi, pengetahuan, keterampilan dan cita-citanya. Beragam aktivitas dalam bidang bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, kewirausahaan, kebudayaan, ekonomi kerakyatan, keamanan dan ketahanan, dan sosial kemasyarakatan. Semua aktivitas tersebut dituangkan sebagai sebuah gagasan besar untuk menciptakan kondisi yang kondusif dikalangan generasi muda Indonesia. Saya meyakini bahwa seandainya kondisi tersebut terwujud, maka kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda Indonesia akan memiliki profesionalitas dengan pengetahuan mendalam dan keterampilan yang handal, sehingga mampu berkompetisi di tingkat nasional dan internasional.

Indonesian Young Heroes (IYH)

  • Awal Inspirasi
Awal mula yang menginspirasi saya untuk mendirikan suatu organisasi kepemudaan ini yaitu ketika saya mengikuti program Young Leaders Summit (YLS) 2011 di Bogor pada awal desember 2011 lalu. Young Leaders Summit (YLS) adalah sebuah program yang menaungi para pemimpin muda seluruh Indonesia untuk bertukar ide dan gagasan agar dapat saling belajar dalam pengabdian masyarakat. Tujuan utama program ini adalah menjaga keharmonisan dalam perbedaan budaya, bangsa dan agama. Sekitar 200 pemimpin muda mewakili beragam organisasi dan komunitas di seluruh Indonesia menghadiri acara besar berskala nasional tersebut. Mereka memaparkan pengalaman terbaiknya dalam pengabdian masyarakat, wirausaha sosial dan berbagai ide inovatif dalam membangun karakter bangsa ini. Di program tersebut saya berjumpa dengan mahasiswa-mahasiswa penggerak berbagai organisasi kepemudaan dan mampu berkiprah sampai ke tingkat nasional bahkan telah membuka cabang organisasi mereka di berbagai kota di Indonesia. Beberapa organisasi yang telah didirikan yaitu seperti Indonesian Future Leaders (IFL), United Peace and Care (UNIPEC), Green and Clean Community (GCC), Global Peace Volunteer (GPC), Garuda Youth Community (GYC), Indonesian Student Job (IDStudjob), Koalisi Pemuda Hijau Indonesia (KOPHI), Student of Volunteer (SoV) dan masih banyak lagi.
  • Langkah Awal Inisiasi Pembentukkan
Indonesian Young Heroes (IYH) adalah sebuah organisasi nirlaba yang bergerak pada upaya pemberdayaan pemuda Indonesia untuk perubahan sosial khususnya di bidang pemberdayaan pemuda, sosial masyarakat dan sosial lingkungan. Indonesian Young Heroes (IYH) sebagai sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat yang digerakkan oleh kamu pemuda yang memiliki rasa kepekaan terhadap sekitarnya. Saya percaya bahwa untuk memajukan Indonesia, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi seluruh elemen masyarakat, termasuk pemuda. Sejarah membuktikan bahwa pemuda adalah elemen penting dalam mencapai kemerdekaan, dan juga dalam menggulirkan perubahan bagi bangsa ini. Perubahan zaman yang berdampak pada kemajuan di berbagai aspek, diyakini sebagai sebuah tantangan dan juga peluang bagi mereka untuk berbuat sesuatu untuk memajukan bangsa, melalui peningkatan kapasitas kaum muda sebagai penerus estafet (Agent of Change).
Untuk membawa perubahan, dibutuhkan wadah yang dapat menampung gagasan dan pemikiran, serta menjadi kendaraan dalam melakukan aksi, dan memberikan dampak bagi masyarakat. Melalui Indonesian Young Heroes (IYH), diharapkan akan lahir generasi muda Indonesia yang berkualitas dan berdampak bagi perubahan positif di masyarakat, sehingga kaum muda tidak hanya menjadi objek dari pembangunan, tapi juga menjadi motor penggerak dari pembangunan.
Grand Design Indonesian Young Heroes (IYH)
Melalui Indonesian Young Heroes (IYH) kita akan mencoba menggugah rasa kepedulian kita terhadap lingkungan sekitar. Garis besar haluan kegiatan berdasar pada nilai:
  1. Capacity Building, melakukan pembangunan kapasitas dan skills di berbagai bidang kepada anak muda di berbagai daerah di Indonesia. Misalnya melalui kunjungan ke sekolah, seminar publik mengenai soft skill, dan juga pemahaman mengenai isu-isu sosial dari pakar dan tokoh-tokoh yang berpengalaman, mengikutsertakan pemuda dalam berbagai konferensi atau pelatihan, menyelenggarakan kompetisi untuk mengasah kemampuan para pemuda, dll. Melalui capacity building, memberikan pembekalan kepada kaum muda tentang bagaimana mengelola proyek sosial dan juga pembekalan pengetahuan tentang berbagai isu yang sedang berkembang di Indonesia.
  2. Community Development, melakukan kegiatan-kegiatan sosial, dan pemberdayaan masyarakat dengan harapan, dapat memberikan dampak kepada masyarakat secara langsung. Melalui ini, berharap dapat menumbuhkan kepedulian dan kesadaran generasi muda atas tantangan sosial yang ada di sekitarnya, dan dapat melakukan sesuatu guna menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut. Misalnya melalui program belajar-mengajar (peer mentoring system), fundraising, dll.
  • Garis Besar Organisasi
Seperti yang telah saya jelaskan di atas bahwa Indonesian Young Heroes (IYH) akan bergerak di bidang pemberdayaan pemuda, sosial masyarakat dan sosial lingkungan. Dalam penigkatan kapasitas bangsa tidak hanya menjadi tanggung jawab dari pihak pemerintah, tetapi sebagai bangsa yang baik kita juga turut berpartisipasi aktif dalam melakukan perubahan dengan meningkatkan sumberdaya bangsa Indonesia. Atas dasar kepekaan terhadap sesama kita mulai melakukan perubahan demi terwujudnya Millenium Development Goals (MDGs). Adapun beberapa garis-garis besar yang akan dijadikan rancangan dalam pergerakan organisasi kedepannya, yaitu:
  1. Youth Development, Merupakan suatu usaha dan adanya upaya untuk meningkatkan kualitas kaum pemuda yang dimana kaum pemuda merupakan penerus tongkat estafet bangsa Indonesia (Agent of Change). Misalnya melalui suatu kegiatan pelatihan-pelatihan kepemimpinan (leadership training), sumbangan buku-buku pelajaran dari dan untuk pemuda, dll
  2. Social Responsibility, yaitu suatu bentuk kepedulian kita terhadap keadaan sosial masyarakat di lingkungan sekitar kita. Melalui hal ini kita akan menggali rasa sosial terhadap masyarakat misalnya dengan mengadakan bimbingan belajar (tutuorial), sumbangan dana dan relawan pada masyarakat yang terkena bencana, mendirikan rumah baca bagi anak-anak kurang mampu, dll.
  3. Environmental Responsibility, merupakan suatu gerakan kegiatan tanggap terhadap adanya pergeseran perubahan lingkungan karena adanya tindakan yang merugikan sesama masyarakat. Misalnya melalui gerakan pembersihan saluran-saluran aliran air perkotaan yang banyak di genangi oleh sampah yang dapat menyebabkan banjir, adanya penebangan pohon yang dapat menyebabkan pemanasan global, dll.